Showing posts with label nasihat. Show all posts
Showing posts with label nasihat. Show all posts

Monday, December 9, 2013

Suka Canda Suka Gurau

Bercanda itu menu wajib kebersamaan.

Tuesday, October 15, 2013

Perbincangan Non-Jaim

Kemarin tanggal 14 Oktober 2013, saya pergi ke wisata telaga warna Rambut Monte di Kab. Blitar bersama teman wanita yang baru 5x ini ketemu dan jalan bareng. Dia adalah teman grup chatting saya beberapa bulan yang lalu. Pada saat ketemuan siang harinya planning sih sebenarnya mau nonton film barunya si Raditya Dika, tapi destinasinya malah ke wisata telaga tadi. Perjalanan kami tempuh sekitar ± 2 jam dari Tulungagung ke Blitar (belum termasuk tanya2 orang).

Sepanjang perjalanan banyak sekali obrolan2 yang seru dan menarik. Topik ini lah itu lah tanpa ada batasan gengsi mau jujur, seolah2 kami kenal akrab sudah bertahun2. Beberapa obrolan menyinggung tentang kondisi terkini masing2, cerita masa lalu masing2, kejadian2 yang dialami akhir2 ini, dan pemikiran2 kedepan dari kami yang secara blak2an kami tuturkan. Serasa cepat waktu perjalanan dari Tulungagung ke Blitar gara2 obrolan kami yang seolah tak berjeda.

Setelah sampai di tempat tujuan, perbincangan dan canda tawa pun berlanjut. Sempat ada sesi foto2 juga, sekedar mengabadikan momen2 selama disitu. Sempat dianya nerima telepon dari beberapa orang yang juga mungkin sedang dekat/mendekati dia. Ya saya sih enjoy2 aja selama itu tak mengganggu saya, saya ambil santai saja. Toh posisi saya disini juga bukan apa2 dia, tak lebih dari teman dekat saja. Kenyamanan tercipta saat kami mengungkapkan argumen2, pandangan2, anggapan2, yang berkaitan dengan perasaan dan masa depan. Topik yang cukup serius sih, melihat kondisi kami berduaan dan tanpa status berpasangan. Haha namun kami membungkusnya dengan candaan2 ringan sembari menikmati ikan2 berenang dan gelombang air telaga yang sangat bagus dan menenangkan.

Banyak hal yang kami debatkan, kami bahas, dan kami kritisi. Hal2 yang menurut saya kurang lazim diungkapkan dengan lawan jenis apalagi bukan pasangan. Namun kami bahas hal2 tersebut dengan pola pikir kami masing2. Alhasil tak ada keraguan untuk mengeluarkan unek2 yang mungkin selama ini tak pernah keluar dari angan2, karena kami berkomitmen untuk jadi diri sendiri2 dan menyingkirkan rasa jaim dari diri masing2.

Dan itu yang membuat kami sering meluapkan tawa2 canda. INDAHNYA KETERBUKAAN dan KETIDAK-JAIMAN.

Thursday, December 20, 2012

Jomblo dan Ketidak Nyamanan

Masih tentang jomblo yang kemarin sempet saya bahas di posting sebelumnya. Seorang jomblo yang galau memang sangat sulit untuk menerima kenyataan. Dia selalu membanding-bandingkan keadaan atau kondisi masa lalu dengan saat ini, dia merasa bahwa kebahagiaan yang kemarin itu adalah sesuatu yang hampir mustahil didapatkan pada saat sekarang. Saat kemarin dia masih merasa hidupnya lengkap dengan seperangkat kebahagiaan dan kenyamanan, lalu sekarang hidupnya berbalik. Dia tidak akan munafik kalau dia memang benar-benar butuh pasangan yang akan membuat dirinya lengkap, meskipun harus dengan pasangan dari masa lalunya yang telah melekat dalam hatinya.

Tidak menjadi masalah ketika dia harus rela menjilat kata-katanya sendiri saat memutuskan untuk berpisah dengan pasangannya kemarin. Karena dia yakin kalau kebahagiaan sejati akan diperolehnya bersama pasangannya dulu. Meski telah banyak yang berubah dari diri pasangannya tersebut. Akan menjadi masalah atau tantangan baru ketika dia harus mencari pasangan baru yang secara otomatis membuat dia melakukan proses awal lagi. Pada tahap awal mencari pasangan, seorang jomblo pasti merasa canggung dan ragu, arena dia kurang percaya diri dengan hal itu.

Kecuali dia seorang 'playboy' yang suka gonta ganti pasangan. Jomblo galau cenderung tipe orang yang lemah dan kurang bisa memegang prinsip. Dia lebih suka untuk menghubungi mantannya untuk di'spik' lagi supaya bisa jalan dan mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan daripada harus mencari yang baru dengan mulai dari awal.

Kepuasan disini dalam arti 'batin dan birahi', seorang jomblo yang sebelumnya sudah senang dan puas dengan mantannya akan lebih mengharapkan mantannya tersebut kembali ke pelukannya daripada harus cari yang baru mulai dari awal, yang kemungkinan calon pasaangan barunya tersebut tak seperti mantannya yang bisa diajak bermesraan sampai pada titik tertentu yang diharapkan si jomblo tersebut.

Jomblo sangat sulit memang mencari kebahagiaan seperti saat bersama mantannya. Dia susah-susah mencapai titik kepuasan dalam berhubungan dan tiba-tiba harus berpisah dengan mantannya itu. Suatu pukulan yang keras buat si jomblo.

Pesan dari saya buat jomblo seperti itu adalah selalu belajar ikhlas dan bersabar dengan kondisi barunya sekarang ini, percayalah jika ini bukan akhir dari segala kenikmatan sebelumnya. Esok hari mungkin jomblo bisa mendapatkan kenikmatan dan kebahagiaan yang lebih dari kemarin. Selalu 'positive thinking' dalam menghadapi segala hal, dan jadilah seseorang yang tak memaksakan keinginan.

Semoga kalian yang jomblo-jomblo galau bisa cepat mendapatkan apa keinginan kalian.

"Power is yourself, use it or you'll defeat by that"