Saturday, September 10, 2011

Makna Lambang Para Pemuja Setan

iforsameda
Hakikat makna dari para pemuja setan yang dimaksud dalam tulisan ini secara luas berarti pembangkangan terhadap perintah Allah swt dengan kecendrungan terhadap perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan perintah agama dan cendrung untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang bersifat dosa dan dilarang agama. Sedangkan secara khusus makna dari para pemuja setan ini adalah menjadikan iblis, syetan dan jin sebagai panutan dan dipertuhankan, dipuja-puja, ditaati ajarannya dan diagungkan keberadaannya.


Para pemuja setan ini, dalam melakukan aktivitasnya dan ritualnya, sangat terikat dengan bahasa lambang atau bahasa simbol yang merupakan identitas komunitas atau sekte para pemuja setan tersebut. Beberapa lambang atau simbol yang dipergunakan sebagai bahasa dan sebagai identitas kelompok atau sekte serta sekaligus dijadikan bahasa dan media komunikasi sesama anggota diantaranya:

1. Pentagram. Pentagram adalah bintang bersegi lima dengan gambar kepala kabing dengan dua tanduk ditengahnya. Gambar kepala kambing tersebut dipasang terbalik dan ada juga yang tidak terbalik. Keduanya sama saja. Gambar ini sebelumnya pernah terlihat pada bebarapa acara stasiun televisi Lativi (sekarang sudah tutup) yaitu pada acara “Dedy Corbuzier Show“ serta pada penutupan acara ada terdapat tulisan “Pentagram school of magic“ dan pada acara “Dunia Lain“ di Trans TV (sekarang trans7).
Makna dari lambang pentagram ini adalah:
1). Sudut bintang yang menggambarkan dua tanduk, bermakna Lucifer yang derajatnya sama tinggi dengan Allah.
2). Tiga sudut bintang yang dibawah bermakna tri tunggal iblis yaitu sudut yang di tengah bermakna Lucifer, sudut yang di kiri bermakna anti kristus dan sudut yang di kanan bermakna nabi-nabi palsu.
3). Disetiap sudut bintang bergambar kepala kambing, ada lima lambang kecil yang mirip rajah menggambarkan lima lambang syetan yaitu : Dracula, Zombie, Were Wolf, Vampire dan Sher Wolf.

2. Salib terbalik dan Salib bulat diatasnya. Lambang ini dibuat sebagai penghinaan terhadap agama Kristen, tapi pada hakikatnya para pemuja setan ini menghina seluruh agama. Pemakaian tanda salib sebagai bahasa lambang untuk melakukan penghinaan, semata-mata karena kemunculan kelompok atau sekte para pemuja setan berasal dari negara-negara yang banyak penganut agama kristen, sehingga salib lah yang menjadi sasaran. Sedangkan lambang salib yang bulat diatasnya merupakan penghargaan untuk nazi yang kejam (mereka juga dikenal dengan neo nazi).

3. Sigil of Baphomet. Adalah emblem spesifik dari Church of Satan. Dengan gambar berupa manusia tetapi berkepala seperti kambing dengan dua tanduk dan satu mahkota dan memiliki dua sayap. Lambang ini menggambarkan tradisi ritual magic.

4. Angka 666. Angka 666 ini bisanya dilukiskan dikulit tubuh dengan cara tertentu, baik permanent atau pun tidak (temporer) di tangan, kaki, paha dan sebagainya. Angka 666 ini dalam ajaran kristen dikenal sebagai simbol kelompok anti kristus, pendosa, dan pemuja setan.

5. Sedangkan lambang-lambang lain yang sering juga dipergunakan oleh pera pemuja setan adalah gambar otak yang merupakan lama yang dipakai anggotanya untuk menggambarkan kematian yang menjadi bagain dari ritual mereka. Lambang otak ini sekarang dipakai oleh para pemakai narkoba terutama dari jenis heroin dan kokain.

6. Gambar Ular yang mengitari bumi dengan ekor dan kepala bertemu melambangkan tekat mereka untuk menguasai bumi dengan aturan dan ajaran mereka.

7. Sebagian mereka juga ada yang memakai lambang para penguasa mesir dulu seperti Piramida dan Spinx, terutama piramida yang ujungnya terpotong dan atau ada terdapat mata yang menyebarkan cahaya yang melambangkan bahwa mereka adalah penyebar cahaya untuk alam semesta.

Sedangkan salam mereka adalah dengan mengangkat dua jari (jari telunjuk dan jari kelingking) dan menggenggam jari-jari lainnya membentuk lingkaran yang bisa diterjemahkan sebagai tanduk setan (?!) dan ada juga yang memakai cara mengangkat tiga jari (ibu jari, jari telunjuk dan jari kelingking).

|m| Makna Jari Metal |m|

Jari tangan metal, ada tiga versi pengertian tentang simbol jari ini,
(versi 1.) ini berarti "I love you". jari kelingking adalah huruf "i" sedangkan telunjuk dan jempol membentuk huruf "L". kode ini diciptakan pertama kali oleh Hellen keller sebagai kode isyarat untuk tuna rungu, hellen keller sendiri adalah seorang Theosofis dan penganut okultisme.(sumber:codex magica)


(versi 2) ini berarti el diablo. bentuk pemujaan terhadap satan/setan yg berasal dari ritual sihir kabala kuno


(versi 3). kode jari ini adalah isyarat khusus para elite Freemason untuk berkomunikasi dengan sesamanya "the brotherhood",menunjukkan simbol persaudaraan yang kuat terhadap sesama Mason di seluruh dunia. mereka mempertontonkannya secara sekilas ke media agar "anggota lain" dapat melihat dan membaca pesan tsb tanpa diketahui maknanya oleh jutaan hewan2 ternak yang dungu yaitu TS sendiri dan agan2 yg baca ini. jangan tersinggung tapi begitulah para elite memandang kita, kita hanyalah sederetan angka di layar komputer mereka..angka kelahiran, angka kematian, angka pengangguran, angka kemiskinan..dsb..


penampakan2 jari metal berikut.

presiden yg paling dikenang karena keidiotannya "George dumbya Bush" mempertunjukan kode jari ini

satu keluarga kompak! Bush, nyokapnya, istrinya sampe anak perempuannya

Obama dan Istri gak mau ketinggalan



Keluarga Kerajaan Inggris: keponakan ratu inggris, Mendiang Putri DianaPangeran william



Silvio Berlusconni- Perdana Menteri Italia



Pangeran Abdullah ngasih kode ke Putin..dan Putin tersenyum mengerti

Yang Punya Mc Donald nih


Bill Maher yang mengolok2 agama Kristen, Islam, yahudi di filmnya religolous



Ahmadinejad juga?


silahkan dirate or nyumbang [ijo] ke kulkas,cuz lumayan susah hunting sumbernya, ... mari kita tetap cermat dan waspada, saat-saat menuju Tatanan Dunia Baru telah tiba....mari mulai mempertanyakan segala sesuatu, Televisi bukan untuk diimani!
dan untuk para pecinta metal "persetan freemason dan iblis yahudi, kita bantai mereka dengan alunan "METALLLL!!!"
sumber

Sejarah Musik Metal


Era Heavy Metal

Nama Heavy metal digagas oleh Band Hard Rock Tahun 60'an Steppenwolf, dalam lagu mereka yang berjudul 'Born To Be Wild' (ada di baris kedua bait kedua: "I like smoke and lightning Heavy metal thunder Racin' with the wind And the feelin' that I'm under".)
Tapi istilah itu belum dipakai secara tepat sampai pada tahun 1970, ketika Black Sabbath merilis album debut album mereka yang berjudul 'Black Sabbath'.
Dari tahun 1960-an atau bisa disebut Blues Rock seperti Led Zeppelin, AC/DC yang Classic metal dan disekitar 60an sampai 70'an atau disebut Classic Rock seperti Black Sabbath, Blue Oyster Cult, Deep Purple, Alice Cooper. Musiknya dikendalikan oleh riff yang lebih bluesy.


Evolusi musik

70'an

Heavy Metal awal 70'an digawangi oleh band-band seperti Led Zepplin, Black Sabbath, dan Deep Purple, Heavy Metal pada era tersebut masih dipengaruhi oleh elemen Blues yang kental. Judas Priest mengembangkan genre ini dengan menghilangkan unsur blues dan lebih mengandalkan distorsi, beat yang lebih cepat, dan harmoni. Pada akhir 70'an munculah New Wave oF British Heavy Metal yang dipelopori Motorhead, NWOBHM menggabungkan Punk dan Heavy Metal. Band-band NWOBHM lainya adalah Iron Maiden, Saxon, Venom, Diamond Head, dll.


Awal 80'an

Awal era 80'an Di gawangi oleh band-band NWOBAM seperti Motorhead, Iron Maiden, Venom dan Diamond Head. Heavy Metal akhirnya bertabrakan dengen musik Pop hal ini memunculkan genre yang disebut Glam Metal, Glam Metal berhasil menerobos chart-chart papan atas, hal ini menyebabkan Heavy Metal lebih tersebar cepat di seluruh dunia


Underground Metal: 1980, 1990, dan 2000-an

Thrash metal dan Speed metal

Tempo lagu sangat cepat yang diusung oleh gitaris yang memainkan gitar rhytm Downstroke pada Thrash metal oleh band-band seperti Metallica, Megadeth, Slayer dan Anthrax yang dijuluki Big Four Of Thrash. Di San Francisco ada Testament dan Exodus, di New Jersey ada Overkill, dan Sepultura dari Brazil.
Sedangkan Speed metal dimainkan lebih cepat sangat-sangat cepat dan bertenaga seperti Motörhead (akhir-akhir), Iron Angel, Anthrax. Sedangkan musik Thrash metal yang berasal dari Eropa adalah seperti, Kreator dan Destruction, keduanya dari negara Jerman.

Death metal

Pada tahun 1990'an, underground ini lebih memasuki ke Extreme metal seperti Grindcore dipelopori oleh Napalm Death dan Brutal Truth, berkembang pada 1991 menjadi Death metal Scandinavia oleh Entombed, Dismember, Unleashed, dan At The Gates.
Melodic Death metal yang berasal dari Gothenburg Swedia lalu berkembang di Finlandia dan Norwegia oleh band-band seperti Arch Enemy, Dark Tranquillity, Disessction.
Kemudian ada istilah yang digunakan yaitu, Techical metal di pioniri oleh Cynic, Atheist, Meshuggah, Death. Chuck Schuldiner (Vocalis Death) adalah 'Bapak Death Metal'
Progressive Death metal yang mungkin lebih cenderung ke visualisasi dan banyak menggunakan musik Tradisional, Pionirnya adalah Opeth, Pestilence, Death, Novembre, dan Progressive metal oleh Dream Theater, Queensryche, dan Fates Warning.

Black metal

Aliran ini muncul sekitar awal dan pertengahan tahun 1980-an, yang diprakarsai oleh band-band cadas seperti Venom, Hellhammer, Celtic Frost, dan Bathory. Pada akhir 80-an band Mayhem dan Burzum mengarah kedalam black metal gelombang kedua.

Power metal

Power Metal adalah genre yang lebih bersemangat dan vokalis genre ini kebanyakan di pengaruhi oleh Rob Halford dan Bruce Dickinson. Band-band genre ini kebanyakan dari Eropa. Misalnya, Europe (Swedia), Iron Maiden (U.K), Helloween (Jerman).

Doom Metal dan Gothic metal

Doom Metal adalah aliran yang lebih mengutamakan penekanan lirik, dengan tempo yang dibawah rata-rata subgenre Extreme Metal lainya, aliran ini terinspirasi oleh Black Sabbath era pertama, band yang termasuk aliran ini contohnya adalah Saint Vitus, Obsessed dan Candlemass.
Gothic Metal adalah evolusi Doom Metal, awal genre ini adalah munculnya band-band Death/Doom dari inggris yaitu My Dying Bride, Paradise Lost, Anathema, band Gothic Metal sekarang banyak mengandalkan harmoni antara vocal pria dan wanita (kadang-kadang dengan growl).

90'an

Pada era 90'an musik Heavy Metal mulai digoyang oleh munculnya kekuatan Alternative Rock khususnya Grunge, band-band Glam Metal pada era 80'an mengalami penurunan popularitas, publikasi pada saat tersebut mentitik beratkan pada Grunge. Sementara itu band-band seperti Metallica, Pantera, Tool, White Zombie dan Megadeth menjadi ujung tombak keberadaan musik metal saat tersebut.

Alternative metal

Alternative metal adalah salah satu subgenre metal yang paling populer di awal 90'an. ketika popularitas Glam Metal mulai tenggelam akibat kemunculan Grunge pada akhir 80an. Alternative Metal digunakan untuk mendeskripsikan band-band seperti Faith No More, Primus, Rage Against The Machine dan Jane's Addiction yang mengfusikan Heavy Metal dan Alternative Rock.
Selain itu ada Industrial metal yang diprakasai band seperti Ministry, Godflesh, Fear Factory dan Marilyn Manson. Industrial metal juga tumbuh pesat di Jerman. band seperti Rammstein, Oomph!, Megaherz meraih popularitas yang cukup tinggi baik di negara asalnya dan juga dataran eropa.
Lalu ada Punk Metal atau Crossover Thrash adalah percampuran Trash Metal dengan element-element kental dari Hardcore Punk. Suicidal Tendecies, Stromtroopers of Death, Corrosion of Conformity dan Dirty Rotten Imbeciles adalah sebagian band yang mengusung genre ini.
Kemudian ada Groove Metal, adalah evolusi dari genre Trash Metal yang muncul awal 90'an genre ini digawangi oleh Pantera, Sepultura, White Zombie dsb.
Nu Metal, Genre alternative metal yang terakhir adalah metal modern yang bermain dengan nada Industrial. Banyak band-band Korn, Slipknot, Limp Bizkit, Deftones hingga Disturbed.

Grunge

Tahun 1990-an ketika wabah musik Grunge yang awalnya adalah percampuran kental antara Heavy Metal dan Post-Punk bahkan Hardcore bermunculan di Seattle, walaupun sedikit cenderung ke Alternative rock. Band Grunge dari Seattle, seperti Nirvana, Soundgarden, Pearl Jam, dan Alice in Chains sebelum band itu ada sebenarnya grunge sudah ada oleh band-band seperti Malfunkshun dan Green River setelah itu ada Temple of the Dog Mad Season, Mudhoney sampai Melvins. Setelah kematian Kurt Cobain musik Grunge jarang datang lalu kembali di-ilhami dengan band-band seperti Skin Yard dan PJ Harvey. Jika suatu band memainkan musik Grunge tapi band itu bukan berasa dari Seattle. Nama yang dipakai bukanlah Grunge, tetapi Post-Grunge seperti L7, Stone Temple Pilots, Paw, Hole.


Perkembangan terkini

Metal di era 2000'an (sekarang) memiliki perbedaan yang cukup besar, dalam artian bahwa metal bisa berfusi dengan berbagai macam aliran. Sebagaimana diketahui para pelopor musik metal, penikmat musik metal disuguhi berbagai macam jenis metal dengan tempo yang harmonis dan dinamis. Beberapa aliran itu adalah Nu Metal, Symphonic Metal , Deathcore, Metalcore, Melodic Death Metal, Folk Metal, dan sebagainya.

Folk Metal

Folk Metal adalah fusi Heavy Metal dengan musik folk (musik daerah), aliran ini digawangi oleh band-band sepertik Korpiklaani, Skyclad, Ensiferum, Fiintroll, Turisas, dsb.
Walaupun kebanyakan musik Folk Metal lebih banyak berkembang di Skandinavia, Folk Metal juga berkembang di timur tengah seperi Orphaned Land dan Melechesh.

Melodic Death Metal

Melodic Death Metal sendiri berkembang pesat di Skandinavia, khususnya Gothenburg. Band-band seperti In Flames, At The Gates, Dark Tranquillity, Arch Enemy dan Soilwork. Selain di Skandinavia Melodic Death Metal juga berkembang di regional lain seperti Children of Bodom, Kalmah dan Norther (Finlandia),The Black Dahlia Murder, Darkest Hour and Himsa (Amerika Serikat), Switchblade, Daysend,Infernal Method (Australia),Disarmonia Mundi (Italy), Blood Stain Child (Japan) and Death Scythe (Mexico).

Deathcore

Deathcore berkembang sebagai turunan dari Death Metal dengan ciri khas lirik yang persis Death Metal, yaitu tentang kematian, neraka, setan, dan nuansa-nuansa mistik. Kebanyakan dari Death Metal adalah orang-orang atheis, sedangkan Deathcore kebanyakan adalah orang-orang agnostik.
Pada mulanya dipelopori oleh band-band seperti Dying Fetus, Suffocation, Crytopsy, dsb. Pada era 2000'an semakin banyak band deathcore yang bermunculan seperti Job For A Cowboy, The Red Chord, All Shall Perish, Bring Me the Horizon, dll.
Deathcore sendiri cenderung bertempo cepat, hampir mirip aliran metal old school yang bersifat hancur-hancuran namun masih ada grip-grip yang melodian.

New Wave of American Heavy Metal

New Wave of American Heavy Metal (atau biasa disebut Metalcore) adalah gabungan dari Extreme dengan Hardcore. Genre ini muncul belakangan pada era pertengahan 90'an. New Wave of American Heavy Metal dipengaruhi oleh band-band seperti Machine Head, Pantera dan Biohazard.
Musik metalcore memiliki ciri khas berupa gitar stem drop D sampai C, kadang-kadang full scream. Biasanya, metalcore dalam hal gitar ritmik tidak serumit death metal namun band-band metalcore kebanyakan bermelodi cadas dan rumit. Jika tidak bermelodi, biasanya ritmiknya yang rumit. Namun nada-nada metalcore tidak seperti death metal yang bernuansa seram, setan, neraka, dan sebagainya.
Band-band metalcore antara lain Avenged Sevenfold, Lamb of God, Killswitch Engage, All That Remains, Darkest Hour, God Forbid, Shadows Fall, Trivium, Haste The Day, Walls Of Jericho,Unearth, Bullet For My Valentine, dan sebagainya

Mathcore

Mathcore adalah perkembangan dari Metalcore yang memiliki ritme yang kompleks dan memiliki progressivitas yang tinggi. Band-band Mathcore banyak dipengaruhi band-band seperti Converge, Neurosis, Isis, dan The Dillinger Escape Plan. Band-band Mathcore yang baru-baru ini menuai popularitas adalah Protest The Hero, The Human Abstract, dll.




Perkembangan Metal di Indonesia

Embrio kelahiran scene musik rock underground di Indonesia sulit dilepaskan dari evolusi rocker-rocker pionir era 70-an sebagai pendahulunya. Sebut saja misalnya God Bless, Gang Pegangsaan, Gypsy(Jakarta), Giant Step, Super Kid (Bandung), Terncem (Solo), AKA/SAS (Surabaya), Bentoel (Malang) hingga Rawe Rontek dari Banten. Mereka inilah generasi pertama rocker Indonesia.
Istilah underground sendiri sebenarnya sudah digunakan Majalah Aktuil sejak awal era 70-an. Istilah tersebut digunakan majalah musik dan gaya hidup pionir asal Bandung itu untuk mengidentifikasi band-band yang memainkan musik keras dengan gaya yang lebih ..liar’ dan ..ekstrem’ untuk ukuran jamannya. Padahal kalau mau jujur, lagu-lagu yang dimainkan band- band tersebut di atas bukanlah lagu karya mereka sendiri, melainkan milik band-band luar negeri macam Deep Purple, Jefferson Airplane, Black Sabbath, Genesis, Led Zeppelin, Kansas, Rolling Stones, hingga ELP. Tradisi yang kontraproduktif ini kemudian mencatat sejarah
namanya sempat mengharum di pentas nasional. Sebut saja misalnya El Pamas, Grass Rock (Malang), Power Metal (Surabaya), Adi Metal Rock (Solo), Val Halla (Medan), hingga Roxx (Jakarta). Selain itu Log jugalah yang membidani lahirnya label rekaman rock yang pertama di Indonesia, Logiss Records. Produk pertama label ini adalah album ketiga God Bless, “Semut Hitam” yang dirilis tahun 1988 dan ludes hingga 400.000 kaset di seluruh Indonesia.

Menjelang akhir era 80-an, di seluruh dunia waktu itu anak-anak muda sedang mengalami demam musik thrash metal. Sebuah perkembangan style musik metal yang lebih ekstrem lagi dibandingkan heavy metal. Band- band yang menjadi gods-nya antara lain Slayer, Metallica, Exodus, Megadeth, Kreator, Sodom, Anthrax, hingga Sepultura. Kebanyakan kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Malang hingga Bali, scene undergroundnya pertama kali lahir dari genre musik ekstrem tersebut. Di Jakarta sendiri komunitas metal pertama kali tampil di depan publik pada awal tahun 1988. Komunitas anak metal (saat itu istilah underground belum populer) ini biasa hang out di Pid Pub, sebuah pub kecil di kawasan pertokoan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Menurut Krisna J. Sadrach, frontman Sucker Head, selain nongkrong, anak-anak yang hang out di sana oleh Tante Esther, owner Pid Pub, diberi kesempatan untuk bisa manggung di sana. Setiap malam minggu biasanya selalu ada live show dari band-band baru di Pid Pub dan kebanyakan band-band tersebut mengusung musik rock atau metal.
Band-band yang sering hang out di scene Pid Pub ini antara lain Roxx (Metallica & Anthrax), Sucker Head (Kreator & Sepultura), Commotion Of Resources (Exodus), Painfull Death, Rotor (Kreator), Razzle (GN’R), Parau (DRI & MOD), Jenazah, Mortus hingga Alien Scream (Obituary).
Beberapa band diatas pada perjalanan berikutnya banyak yang membelah diri menjadi band-band baru. Commotion Of Resources adalah cikal bakal band gothic metal Getah, sedangkan Parau adalah embrio band death metal lawas Alien Scream. Selain itu Oddie, vokalis Painfull Death selanjutnya membentuk grup industrial Sic Mynded di Amerika Serikat bersama Rudi Soedjarwo (sutradara Ada Apa Dengan Cinta?). Rotor sendiri dibentuk pada tahun 1992 setelah cabutnya gitaris Sucker Head, Irvan Sembiring yang merasa konsep musik Sucker Head saat itu masih kurang ekstrim baginya.


Berkonsernya dua supergrup metal internasional di Indonesia, Sepultura (1992) dan Metallica (1993) memberi kontribusi cukup besar bagi perkembangan band-band metal sejenis di Indonesia. Tak berapa lama setelah Sepultura sukses “membakar” Jakarta dan Surabaya, band speed metal Roxx merilis album debut self-titled mereka di bawah label Blackboard. Album kaset ini kelak menjadi salah satu album speed metal klasik Indonesia era 90-an. Hal yang sama dialami pula oleh Rotor. Sukses membuka konser fenomenal Metallica selama dua hari berturut-turut di Stadion Lebak Bulus, Rotor lantas merilis album thrash metal major labelnya yang pertama di Indonesia, Behind The 8th Ball (AIRO). Bermodalkan rekomendasi dari manajer tur Metallica dan honor 30 juta rupiah hasil dua kali membuka konser Metallica, para personel Rotor (minus drummer Bakkar Bufthaim) lantas eksodus ke negeri Paman Sam untuk mengadu nasib. Sucker Head sendiri tercatat paling telat dalam merilis album debut dibanding band seangkatan mereka lainnya. Setelah dikontrak major label lokal, Aquarius Musikindo, baru di awal 1995 mereka merilis album 'The Head Sucker’. Hingga kini Sucker Head tercatat sudah merilis empat buah album.

Dari sedemikian panjangnya perjalanan rock underground di tanah air, mungkin baru di paruh pertama dekade 90-anlah mulai banyak terbentuk scene-scene underground dalam arti sebenarnya di Indonesia. Di Jakarta sendiri konsolidasi scene metal secara masif berpusat di Blok M sekitar awal 1995. Kala itu sebagian anak-anak metal sering terlihat nongkrong di lantai 6 game center Blok M Plaza dan di sebuah resto waralaba terkenal di sana. Aktifitas mereka selain hang out adalah bertukar informasi tentang band-band lokal dan internasional, barter CD, jual-beli t-shirt metal hingga merencanakan pengorganisiran konser. Sebagian lagi yang lainnya memilih hang out di basement Blok Mall yang kebetulan letaknya berada di bawah tanah.

Pada era ini hype musik metal yang masif digandrungi adalah subgenre yang makin ekstrem yaitu death metal, brutal death metal, grindcore, black metal, hingga gothic/doom metal. Beberapa band yang makin mengkilap namanya di era ini adalah Grausig, Trauma, Aaarghhh, Tengkorak, Delirium Tremens, Corporation of Bleeding, Adaptor, Betrayer, Sadistis, Godzilla dan sebagainya. Band grindcore Tengkorak pada tahun 1996 malah tercatat sebagai band yang pertama kali merilis mini album secara independen di Jakarta dengan judul 'It’s A Proud To Vomit Him’. Album ini direkam secara profesional di Studio Triple M, Jakarta dengan sound engineer Harry Widodo (sebelumnya pernah menangani album Roxx, Rotor, Koil, Puppen dan PAS).

Tahun 1996 juga sempat mencatat kelahiran fanzine musik underground pertama di Jakarta, Brainwashed zine. Edisi pertama Brainwashed terbit 24 halaman dengan menampilkan cover Grausig dan profil band Trauma, Betrayer serta Delirium Tremens. Di ketik di komputer berbasis system operasi Windows 3.1 dan lay-out cut n’ paste tradisional, Brainwashed kemudian diperbanyak 100 eksemplar dengan mesin foto kopi milik saudara penulis sendiri. Di edisi-edisi berikutnya Brainwashed mengulas pula band-band hardcore, punk bahkan ska. Setelah terbit fotokopian hingga empat edisi, di tahun 1997 Brainwashed sempat dicetak ala majalah profesional dengan cover penuh warna. Hingga tahun 1999 Brainwashed hanya kuat terbit hingga tujuh edisi, sebelum akhirnya di tahun 2000 penulis menggagas format e-zine di internet (www.bisik.com). Media-media serupa yang selanjutnya lebih konsisten terbit di Jakarta antara lain Morbid Noise zine, Gerilya zine, Rottrevore zine, Cosmic zine dan sebagainya.

29 September 1996 menandakan dimulainya sebuah era baru bagi perkembangan rock underground di Jakarta. Tepat pada hari itulah digelar acara musik indie untuk pertama kalinya di Poster Café. Acara bernama “Underground Session” ini digelar tiap dua minggu sekali pada malam hari kerja. Café legendaris yang dimiliki rocker gaek Ahmad Albar ini banyak melahirkan dan membesarkan scene musik indie baru yang memainkan genre musik berbeda dan lebih variatif. Lahirnya scene Brit/indie pop, ledakan musik ska yang fenomenal era 1997 – 2000 sampai tawuran massal bersejarah antara sebagian kecil massa Jakarta dengan Bandung terjadi juga di tempat ini. Getah, Brain The Machine, Stepforward, Dead Pits, Bloody Gore, Straight Answer, Frontside, RU Sucks, Fudge, Jun Fan Gung Foo, Be Quiet, Bandempo, Kindergarten, RGB, Burning Inside, Sixtols, Looserz, HIV, Planet Bumi, Rumahsakit, Fable, Jepit Rambut, Naif, Toilet Sounds, Agus Sasongko & FSOP adalah sebagian kecil band-band yang kenyang manggung di sana.

10 Maret 1999 adalah hari kematian scene Poster Café untuk selama- lamanya. Pada hari itu untuk terakhir kalinya diadakan acara musik di sana (Subnormal Revolution) yang berujung kerusuhan besar antara massa punk dengan warga sekitar hingga berdampak hancurnya beberapa mobil dan unjuk giginya aparat kepolisian dalam membubarkan massa. Bubarnya Poster Café diluar dugaan malah banyak melahirkan venue-venue alternatif bagi masing-masing scene musik indie. Café Kupu- Kupu di Bulungan sering digunakan scene musik ska, Pondok Indah Waterpark, GM 2000 café dan Café Gueni di Cikini untuk scene Brit/indie pop, Parkit De Javu Club di Menteng untuk gigs punk/hardcore dan juga indie pop. Belakangan BB’s Bar yang super-sempit di Menteng sering disewa untuk acara garage rock-new wave-mellow punk juga rock yang kini sedang hot, seperti The Upstairs, Seringai, The Brandals, C’mon Lennon, Killed By Butterfly, Sajama Cut, Devotion dan banyak lagi. Di antara semuanya, mungkin yang paling netral dan digunakan lintas-scene cuma Nirvana Café yang terletak di basement Hotel Maharadja, Jakarta Selatan. Di tempat ini pulalah, 13 Januari 2002 silam, Puppen menghabisi riwayat mereka dalam sebuah konser bersejarah yang berjudul, “Puppen : Last Show Ever”, sebuah rentetan show akhir band Bandung ini sebelum membubarkan diri..


Indie Indonesia Era 2000-an

Bagaimana pergerakan scene musik independen Indonesia era 2000-an? Kehadiran teknologi internet dan e-mail jelas memberikan kontribusi besar bagi perkembangan scene ini. Akses informasi dan komunikasi yang terbuka lebar membuat jaringan (networking) antar komunitas ini semakin luas di Indonesia. Band-band dan komunitas-komunitas baru banyak bermunculan dengan menawarkan style musik yang lebih beragam. Trend indie label berlomba-lomba merilis album band-band lokal juga menggembirakan, minimal ini adalah upaya pendokumentasian sejarah yang berguna puluhan tahun ke depan.
Yang menarik sekarang adalah dominasi penggunaan idiom 'indie’ dan bukan underground untuk mendefinisikan sebuah scene musik non- mainstream lokal. Sempat terjadi polemik dan perdebatan klasikmengenai istilah indie atau underground ini di tanah air. Sebagian orang memandang istilah underground semakin bias karena kenyataannya kian hari semakin banyak band-band underground yang sell-out, entah itu dikontrak major label, mengubah style musik demi kepentingan bisnis atau laris manis menjual album hingga puluhan ribu keping. Sementara sebagian lagi lebih senang menggunakan idiom indie karena lebih elastis dan misalnya, lebih friendly bagi band-band yang memang tidak memainkan style musik ekstrim. Walaupun terkesan lebih kompromis, istilah indie ini belakangan juga semakin sering digunakan oleh media massa nasional, jauh meninggalkan istilah ortodoks underground itu tadi.
Ditengah serunya perdebatan indie/underground, major label atau indie label, ratusan band baru terlahir, puluhan indie label ramai- ramai merilis album, ribuan distro/clothing shop dibuka di seluruh Indonesia. Infrastruktur scene musik non-mainstream ini pun kian established dari hari ke hari. Mereka seakan tidak peduli lagi dengan polarisasi indie-major label yang makin tidak substansial. Bermain musik sebebas mungkin sembari bersenang-senang lebih menjadi pilihan yang tepat sekarang ini.


sumber:
Bayu Riyanda (2010). Musik Metal di Indonesia.
http://allmusic.com/artist/p4050
http://www.metallian.com/
Joe Bennet (2000). It's Easy To Bluff...Metal Guitar

Thursday, September 1, 2011

USAHA SAMBIL DUDUK SANTAI TANPA MODAL

Tanpa modal 1 rupiah pun, hanya daftar Klik iklan biarkan tayang 30 detik, promosi online untuk mendapatkan downline dalam 2 minggu bisa dapat tabungan $17,474.1000 ( wah…… gede banget )
Siapa saja bisa, coba klik link dibawah ini lalu ikuti petunjuk dibawahnya lagi:

http://fellowequality.com/pages/index.php?refid=iforsameda

lalu ikuti petunjuk dibawah ini:
- Anda akan masuk ke web yang anda klik.
- Pilih menu SIGN UP dan masukan email yang valid dan disarankan personal e-mail address.
lalu klik Continue.
- Setelah beberapa saat cek email anda dan klik link (URL) untuk mulai registrasi.
- Anda diharap mengisi data yang benar yang nantinya akan dipakai untuk payout (pembayaran).
- Username: Ketik nama alias atau samaran anda (min 6 digit)
- E-Mail: Masukan alamat email anda
- First Name: Ketik nama depan anda (harus sesuai KTP/KARTU PELAJAR)
- Last Name: Ketik nama belakang anda (harus sesuai KTP/KARTU PELAJAR)
- Address: Ketik alamat tinggal anda (harus sesuai KTP/KARTU PELAJAR)
- City: Ketik nama kota anda, misalnya Cirebon
- State: Ketik nama propinsi, misalnya Jawa Barat
- Zip Code: Ketik kode pos
- Country: Ketik nama negara, misalnya Indonesia
- Referred by: isi dengan iforsameda ( jika sudah terisi " iforsameda " maka dibiarkan saja)
- Select categories of interests to you: Harap anda centang (checklist semua) kategori tersebut sampai dengan terakhir
- Select a payment method: Pilih yang WESTERN UNION
- Payment account ID: Isi payment ID dengan nama anda sesuai KTP/ID card
- Password: Masukan min 6 digit angka (yang gampang anda ingat)
- Confirm Password: Masukan lagi 6 digit angka di atas (password)
- Terus Klik Tombol Sign Up Maka otomatis uang sebesar USD 2.000 langsung masuk ke account anda
- Usahakan luangkan waktu untuk cek account anda tiap hari, karena selalu ada iklan yang perlu anda klik (PTC), Paid To Clik, dan juga di Inbox nya 3 hari sekali ada iklan yang harus anda klik, karena di inbox PTcnya lumayan gede lho!!!!.
- Semakin anda rajin maka Earning (pendapatan) anda akan semakin cepat terkumpul, apabila sudah memenuhi syarat US$68,000, anda bisa melakukan request untuk payout nya.
- Setelah earning anda mencukupi, anda request untuk payoutnya dengan mengklik Redemption maka akan terbuka 4 kategori yang akan di redeem, karena keanggotaan anda gratis, pilih yang free member.
- Tunggu balesannya di e-mail anda yang akan berisi:
- Nama yang berhak menerima.
- Kode MTCN (Money Control Transfer Number).
- Kalau sudah dapat point 10, anda tinggal print lalu bawa deh ke bank yang ada layanan WESTERN UNION nya.
- Pihak bank akan mengkonfirmasikan keabsahan data anda (makanya saat registrasi gunakan data sesuai KTP anda).
- Anda...anda akan menjadi jutawan sekarang....gampang kan....asal mau coba saja sekarang dan buktikan, dan jangan lupa sedekahnya buat yang berhak.
- Kirimkan juga pesan ini ke teman2 anda, karena semakin banyak temen2 anda bergabung semakin cepat uang anda terkumpul.

Ingat pesan ini
MANFAATKAN MASA MUDA KALIAN SEBELUM MASA TUA DATANG
MANFAATKAN MASA SEHAT KALIAN SEBELUM MASA SAKIT DATANG
MANFAATKAN MASA JAYA KALIAN SEBELUM MASA HANCURMU DATANG
JANGAN LUPA BERBAGI KEPADA ORANG DI SEKITAR ANDA YANG KURANG BERUNTUNG
AYO BUKTIKAN KITA BISA MAJU DAN SUKSES

Selamat mencoba, dan jangan kaget kalau 4 bulan kedepan anda mendapatkan Rp.680.000.000,- tanpa modal 1 rupiah pun.

Tuesday, August 30, 2011

Purgatory - METAL SATU JARI

Profil Purgatory





     Purgatory adalah sebuah grup musik death metal asal Jakarta, grup musik ini dibentuk pada tahun 1994 oleh Lutfi sang gitaris bersama dengan adik kandungnya yaitu Al yang memainkan drum. Lirik yang dibawakan oleh Purgatory adalah berkisar tentang ajaran agama Islam, perang Uhud, kematian, dan lain-lain. Awal terbentuknya mereka sering membawakan lagu Obituary dan Sepultura. Baru sekitar tahun 2002 mereka memutuskan untuk menggunakan topeng dan penambahan personil seorang DJ.



     Pada awal terbentuknya band ini pada tahun 1991 mereka hanya sekedar iseng, dengan beranggotakan 4 orang, yakni Hendri (bass & vokal), L.T.F. (gitar), Al (drum) dan Arief (gitar) menancapkan benderanya sebagai sebuah band yang beraliran musik “Death Metal” dengan warna musik crossover. Perjalanan yang jatuh-bangun dan dilalui dengan berbagai rintangan membuat band ini semakin optimis dijalannya. Beberapa kali terjadi perubahan formasi dalam band ini, yang merupakan penyempurnaan dalam pembentukan musik yang lebih matang. PURGATORY berdiri tak jelas pasti waktunya, pasalnya band ini sudah ada kurang lebih mulai tahun 1993, semenjak AL dan L.T.F. bermain musik (band). 
    
      Namun mereka (PURGATORY) mengangap tahun 1994 sebagai kelahirannya band ini, mengingat pada waktu itulah kata PURGATORY ditemukan. Kata PURGATORY itu menempel dari L.T.F. dulu. Ketika dia menonton film “Nightmare on Elm Street (Freddy Kruger). Dalam film tersebut terselip kalimat PURGATORY. L.T.F. yang pada waktu itu berumur 17 tahun hanya suka saja mendengar kata PURGATORY tersebut, sedangkan AL yang masih berumur 14 tahun hanya menurut saja kata L.T.F. yang tidak lain adalah kakak kandungnya. Begitu ditelusuri dan dicari arti katanya, ternyata PURGATORY berarti proses / tempat penyucian dosa sebelum masuk surga, istilah ini digunakan dalam agama lain. 
   
     Sebagaimana persamaan dari 3 agama Samawi 3 agama dari Nabi Ibrahim A.S., dalam Islam pun terdapat konsep yang sama tentang proses penyucian dosa ini, yakni bagi mereka yang tidak mati Syahid, semua muslim pada akhirnya akan masuk kedalam Surga, tetapi sebelumnya akan dihukum dulu sesuai dengan kesalahan dan dosa-dosanya selama hidup di dunia. 
    
     PURGATORY meriliskan sebuah karya perdananya pada tahun 1995 dalam bentuk mini album yang berjudul “Abyss Call” dan berisi 6 buah lagu yang sampul albumnya dibuat oleh Arya (vokalis Jumbo Jet). Tiga tahun kemudian, tepatnya tahun 1998 sebuah lagu yang berjudul “Sakaratul Maut” terpilih mewakili band ini menjadi salah satu band yang masuk ke dalam album kompilasi “Metalik Klinik I” yang diproduksi oleh Rotorcorp/Musica Studio. Sekitar tahun 1998, PURGATORY (L.T.F., AL, DIE, ARIE TULANX & BOBBY) sedang dalam proses rekaman album “Ambang Kepunahan” yang kemudian diproduksi oleh Irvan Sembiring dan Krisna J. Sadrach dan diedarkan oleh Rotorcorp/Musica Studio secara Nasional. 
    
     Hampir seluruh lagi digarap oleh L.T.F. dengan Arie sebagai penulis lirik. Dalam album ini banyak bertemakan kematian, keputusasaan dan kritik sosial yang bernuansa gelap, serta menyelipkan tema politik yang sedang hangat waktu itu, yakni dalam lagu “Reformasi (Gagal) Total…131198”. Dalam lagu yang berjudul “asa”, dikemas dengan hal yang berbeda. Bertemakan yang cukup gelap dengan music style “doom” dengan tempo lambat serta hiasan keyboard dari awal sampai akhirnya serta ditutup dengan coda piano. Sedangkan “triple sicks” dan “muak” adalah lagu yang berdurasi sangat pendek, hanya 15 detik dan 25 detik saja. 
     
     Dalam lagu “Ambang Kepunahan” dimuat pula guest vokalis, Nino Trauma. Bobby yang tidak lain adalah bassist, hengkang dari PURGATORY padahal mereka baru menyelesaikan 2 buah lagu dan masih ada 13 lagu lagi yang harus diselesaikan. Akhirnya dilanjutkan oleh BONE (yang menggantikan posisi ENTI) dan itu berlangsung sampai tour album. Jadi, pada waktu itu mereka mengganggap Bobby sebagai aset yang sangat berharga dan mereka tidak mau kehilangan kekuatan itu, jadi kami tipu penonton dengan Bobby bertopeng (padahal itu adalah Bone) yang aksi panggungnya dimirip-miripkan dengan Bobby. 
    
     Topeng yang BONE gunakan berlangsung sampai tahun 1999 yang kemudian digantikan oleh ENTI (dengan bertopeng juga). Ide topeng & body painting berkembang kemudian dijadikan sebagai ide segar. Topeng dan body painting ini memiliki makna penampakan diri yang tidak baik (negative) dalam diri seseorang. Dan ide ini tidak luput dijadikan pula sebagai sebuah strategi untuk menyita perhatian penonton, yang dulu banyak orang menyangka PURGATORY bubar. Dari sanalah mereka akhirnya memutuskan untuk selalu bertopeng dan body painting digunakan dalam setiap penampilan PURGATORY. Dalam kurun waktu antara tahun 1999-2001, tepatnya mulai pertengahan 1999 PURGATORY sempat mengalamu kevakuman.

     Pada pertengahan tahun 2001, PURGATORY (L.T.F., AL, DIE, SANDMAN & MAD-MOR) sepakat mau menggarap album baru dengan dana yang sangat minim. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat demo album dulu, merecord sendiri menggunakan Komputer pribadi L.T.F. Mereka berhasil membuat 2 lagu baru, Dragdown & Pathetic ditambah meremix 1 lagu lama, Inferno (dalam album Ambang Kepunahan).

     Pada September 2002, mereka memberanikan diri untuk membuat videoclip dari lagu Pathetic yang didirekturi oleh Khrisna Anggara dan Bounty Umbara serta disutradari oleh Anggy. Mereka memilih lokasi di daerah Cassablanca yang dimodeli oleh Fajar Badaruzaman. Proses sutingnya seharian penuh. Siang harinya suting film (sesi cerita) dan malamnya suting sesi bandnya. Videoclip ini baru selesai bulan Januari 2003. Yang kemudian dimasukkan kedalam album demo tersebut. Album demo tersebut kemudian dikasihkan pada Ronnie Zhabreak dan ternyata banyak memiliki kekurangan, yang hasilnya kurang bagus dan harus ditake ulang. Semua aktivitas tersebut dilakukan di Home Studio Ronnie.

     Album demo ini sempat diperbanyak menjadi 400 kali kopi dalam format CD yang dijual 6000 rupiah perbuahnya. Disusul kemudian mereka membuat pula lagu Impious dan Hipocrishit. Setelah album dirilis barulah kami tayangkan di MTV, walaupun videoclip itu sebenarnya sudah banyak yang tahu karena dijadikan demo album untuk mempresentasikan PURGATORY ke semua label di Jakarta pada tahun 2001 seperti; Prosound, EMI, BMG, Musica, Alfa Record, Reswara sampai ke SONY, namun kemudian mereka mumutuskan untuk berindie dengan label ZR Record dan mendistribusikannya melalui Progressive Rock SONY (PRS) dibawah naungan SONY Musica Indonesia. Videoclip yang kedua yang berhasil dibuat PURGATORY diambil dari lagu “Oblivious Insanity”nya. Direkturnya oleh Khrisna Anggara. Bedanya dengan videoclip sebelumnya adalah pembuatannya yang dilakukang dengan dana yang minim. Jumlah suting adalah 4 hari, 3 hari untuk sesi ceritanya (karena lokasinya banyak) dan 1 hari untuk sesi bandnya yang berlokasi di Blewah Studio.

     Karena dana yang minim tersebut, beberapa efek dilakukan dengan berbagai kreasi. Antara lain efek gunsmoke (alat untuk efek asap) yang biasanya digunakan dalam pembuatan videoclip, aksi panggung dan efek asap ketika di film-film menggunakan kemenyan. Bahkan mereka mengakui, ketika selesai sesi suting mata beberapa personil mengalami kesakitan, merah-merah dan berair serta ruangan yang berbau asap kemenyan berhari-hari. Mereka bertemu dengan Ronnie Zhabreak (ZR Record) ketika sedang membuat demo album.

     Awalnya Ronnie hanya berniat menjadi Sound Engeneer, namun dengan berbagai pertimbangan akhirnya dialah yang kemudian setuju untuk memproduseri PURGATORY dan dari sanalah lahirnya ZR Record yang kemudian menjadi label PURGATORY yang bersamaan dengan dirilisnya sebuah album penuh kedua “7:171” yang didistributori oleh Sony Music Indonesia. Dalam cover album ini, PURGATORY mempercayakannya pada THOVA “ENDONESTUFF” dengan konsep dari PURGATORY dan THOVA sendiri. Dalam pembuatan lagu “Paranoia”, PURGATORY berkolaborasi dengan Eet “Edane” Syachrani dan Bonita. Mereka diperkenalkan oleh Eet “Edane” Syachrani oleh Ronnie ZR yang tidak lain adalah Sound Enggineer dalam album 7:172 yang kebetulan juga Sound Enggineernya Edane.

     Sedangkan Arie Tulanx adalah mantan vokalis PURGATORY dalam album “Ambang Kepunahan” yang kemudian membantu mengisi sedikit dalam lagu “Sanctimonious” dengan suara growlnya. Tahun 2004, band ini juga menyertakan lagu Dragdown (pada album “7:172”) dalam album kompilasi “Metaloblast” yang diproduksi oleh Morbid Noise Record/Reswara Record. Ditahun berikutnya, tahun 2005 mereka juga menyertakan lagu berjudul “Inside You” khusus dibuat untuk OST Gerbang 13 dan dalam tahun dan lagu yang sama menyertakannya dalam album kompilasi “Revolution of Sound” yang diproduksi oleh ZR Production dengan distributor oleh Sony Musica Indonesia.

     Masih dalam tahun 2005, lagu “M.O.G.S.A.W.” terpilih mengisi album kompilasi “Planet Rock” yang diproduksi oleh Sony Musica Indonesia. Pada tanggal 26 Juni, 3 Juli dan 16 Juli 2005 PURGATORY sempat mengisi acara di Pekan Raya Jakarta (PRJ). Pada waktu itu formasi band ini adalah SANDMAN sebagai vokal scream & turn tables, MAD-MOR sebagai vokal growl-scream, L.T.F. sebagai gitaris 1, DIE sebagai gitaris 2, BONE sebagai bassist, AL sebagai drummer & loops, dan D’JACKAL sebagai DJ, turn tables, samples & keys.

     Format terakhir dari band ini adalah SANDMAN sebagai vokal scream, MAD-MOR sebagai vokal growl-scream, L.T.F. sebagai gitaris 1, BAD-ART sebagai gitaris 2, BONE sebagai bassist, D’JACKAL sebagai scratches & keys dan AL sebagai drummer & samples. Dengan formasi ini pula, lagu yang berjudul “Downfall : The Battle of Uhud” diikutsertakan dalam album kompilasi kerjasama Alfa Record bersama band-band metal Internasional, seperti : Napalm Death, Lacuna Coil, God Forbid, Shadows Fall, Step Forward, Load dan lain-lain.

     Lagu tersebut merupakan salah satu lagu yang diambil dari album “Beauty Lies Beneath” Album “Beauty Lies Beneath” diproduksi dan didistribusikan secara independent yang dirilis pada tahun 2006 dengan menggunakan label bernama Grim Record dan Dragdown Record. Album ini diproduksi sebanyak 1000 kali kopi dalam bentuk CD dan hanya beredar di JABODETABEK (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) serta Bandung. Seiring perkembangan waktu, mereka mulai menyadari semakin meruncingnya pembentukan karakter pada band ini, semakin mengarahkan para personilnya untuk “saling menjebakkan diri” kedalam sebuah konsep yang sama.

     Konsep tersebut adalah Islam. Meskipun latar belakang tema Islam yang dibawa band ini ada sejak dari menamaan judul lagu “Sakaratul Maut” pada album kompilasi “Metalik Klinik I”. Yang kemudian dilanjutkan dalam penamaan album “7:172” yang diambil dari sebuah Surah dalam Al-Qur’an, Al-A’raf ayat 172, lagu M.O.G.S.A.W, serta berbagai lagu yang terdapat dalam album “Beauty Lies Beneath”.
    
     Para pendengar lagu dan syair PURGATORY dikalangan Underground (metal) adalah mereka yang mengenal PURGATORY dari suguhan komposisi lagu dan tampilan visual yang dikemas sedemikian rupa atau dari penyampaian yang terungkap pada sya’ir-sya’ir lagu atau salah satu dari keduanya atau bahkan keduanya, mereka tersebut kerap dinamakan sebagai MOGERZ (dulu MOGERS) hal ini dibuktikan dengan dibuatnya sebuah grup dalam facebook yang berjudul PURGATORY’S OFFICIAL GROUP OF MOGERZ.
    
     PURGATORY juga membatasi tampil di tengah komunitas Underground karena dampak dari tidak spesifiknya genre kemasan musik/tampilan, terlebih lagi dengan adanya batasan-batasan konsep beragama. Dengan batasan-batasan prinsipnya ini, PURGATORY tidak mungkin tampil ditempat-tempat tertentu. Namun hal tersebut sekarang dapat ditampik, dengan banyaknya penampilan PURGATORY dari berbagai acara. Hal ini dikarenakan ada persepsi dan cara pandang yang sama antara PURGATORY dengan beberapa band metal lainnya, seperti Tengkorak, Kodusa, Aftermath, End of Journey, dan lain-lain dengan membuah sebuah komunitas baru, bernama “METAL SATU JARI”.



Kontroversi nama band

Nama Purgatory diambil dari salah satu film horor yang berjudul A Nightmare on Elm Street dengan ikon horrornya yaitu Freddy Krueger.
Purgatory sendiri di kamus berarti "tempat penyucian dosa". Yang bagi pengertian Islam berarti, neraka "WAIL", yaitu neraka tempat orang2 berdosa (sebelum mereka boleh masuk surga) tapi masih ada iman kepada ALLAH SWT dihatinya. Ini dipelajari dari surah Al-Ma'uun, ayat "Fa wailul lil musholliin...."
Pada September tahun 2002 band ini sudah mulai aktif lagi membuat lagu dan pada saat itu baru ada 3 lagu. Purgatory sempat juga membuat video klip dengan dana kolektif. Dengan formasi baru Al, L.T.F., Amor, Die, Nti, Buday. Band ini pun sempat bikin single dari 3 lagu itu dan single itu dikasihkan ke Rony dan ternyata lagu tersebut banyak sekali kekurangan, yang hasilnya kurang bagus dan harus take ulang lagi, sembari membuat materi lagu baru. Kesemua aktivitas itu dilakukan di Home Studio Ronny.
Ditahun 2003 kemudian aliran musik yang dibawakan adalah metal tapi metal yang dalam arti pendewasaan seperti yang kalian dengar di album terbaru mereka 7:172, berbeda dengan yang sebelumnya. Album Purgatory sekarang dibawah label ZR Production dan titip edar di Sony Music Indonesia.

Anggota terakhir

  • L.T.F - Gitar
  • Al - Drum
  • Madmor - Vokal
  • Bone - Bass
  • Sandman - Vokal
  • D'Jackal - DJ/ Sampling/ Programming
  • BadArt - Gitar

Mantan anggota

  • Arief - Gitar (1992)
  • Hendri - Bass/Vokal (1992 - 1994)
  • Erick - Gitar (1993)
  • Heila - Gitar (1994)
  • Bobby - Gitar (1994 - masuk kembali 1999)
  • Arie - Vokal (1994 - 2000)
  • Ilan - Bass (1998)
  • Ntie - Bass (2001 - 2005)

Trivia

  • Pertama kali dibentuk PURGATORY bergenre “death metal”, kemudian berubah menjadi “nu metal”
  • Topeng dan body painting dikerjakan sendiri sesuai dengan kreasi masing-masing dengan dibantu oleh tim ENDONE dan teman-teman lainnya.
  • Semua lirik ditulis oleh SANDMAN dan di aransemen ulang oleh PURGATORY. Inspirasinya dari kehidupan sehari-hari, pengalaman pribadi, sosial, makhluk di sekitar, semua yang dilihat, dengar, rasa dan terutama Pencipta Alam Semesta.
  • Dalam lagu “55:13”, inspirasinya dikutip dari Al-Qur’an dalam Surah Ar-Rahman ayat 13, yang artinya “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” (Then which favours of God will you deny?)
  • Dalam lagu “Downfall : The Battle of Uhud”, inspirasi didapat dari cerita dalam Perang Uhud yang terjadi pada zaman kekhalifahan Rasulullah SAW.
  • Lagu “Inside You” yang menjadi OST Gerbang 13 pada tahun 2005, di tambahkan sebagai bonus track dalam remastering version album 7:172 serta menambahkan pula lagu “Hipocrite” yang diaransemen ulang dan merupakan versi akustiknya lagu “Hipocrishit” dalam album 7:172 versi terdahulu.
  • MOGERZ (dulu MOGERS) merupakan sebutan bagi pendengar dan penikmat lagu PURGATORY, diharapkan pula merupakan “pecinta” Rasulullah SAW.
  • M.O.G.S.A.W. merupakan singkatan dari Messenger of God Sallallahu ‘Alayhi Wassalam, yang maknanya adalah Penyampai Wahyu Allah dan lebih kita kenal dengan Muhammad, Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wassalam.
  • L.T.F. pernah menjadi peran pembantu dalam sebuah sinetron dan berperan menjadi anak metal.
  • L.T.F. dan Al pernah menjadi model videoclip Gigi dalam lagu Oo…oo…oo…, mereka berperan sebagai musisi yang sedang diaudisi oleh Gigi. (sumber)